KOINASIANET
Minum 3 Cangkir Kopi Tiap Hari Bisa Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Jakarta - Minum kopi selama ini dikhawatirkan memicu lonjakan tekanan darah tinggi. Faktanya, penelitian terbaru mengungkap konsumsi kopi dalam jumlah sedang justru bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi.


Mengutip Healthline (12/2), studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients memberikan angin segar untuk para pencinta kopi yang memiliki masalah tekanan darah tinggi. Peneliti mengungkap minum 3 cangkir kopi atau lebih per hari berkaitan dengan tekanan darah perifer dan sentral yang lebih rendah.

Menurut penulis utama studi tersebut, Dr. Arrigo F.G Cicero dari Universitas Bologna, Italia, tekanan darah perifer dan sentral menjadi indikator dari pengerasan dan penuaan arteri.

Pda kalangan orang tua yang memiliki masalah tekanan darah tinggi, kondisi arteri besarnya cenderung lebih kaku sehingga mengarah pada tekanan darah sistolik (angka atas dari pembacaan tekanan darah) yang lebih tinggi. Tekanan nadinya juga lebih lebar. Tekanan nadi merujuk pada perbedaan antara angka atas dan bawah nilai tekanan darah.

Para peneliti mencatat efek kopi terhadap tekanan darah memang masih diperdebatkan. Hal ini karena kafein pada kopi dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka pendek.

Namun, efek ini sebenarnya dapat 'diperbaiki' oleh antioksidan yang ditemukan dalam kopi yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah serta melindungi sel dari radikal bebas.

Minum kopi teratur berkaitan dengan tekanan darah lebih rendah

Cicero dan timnya ingin mencari tahu bagaimana interaksi antara kafein dan senyawa lain pada kopi yang akan mempengaruhi tekanan darah. Untuk penelitian ini, mereka menggunakan 720 pria dan 783 wanita sebagai sampel.

Mereka adalah partisipan dalam penelitian Brisighella Heart Study yang sudah berlangsung sejak 1972. Para partisipan ini merupakan perwakilan dari penduduk kota pedesaan di utara Italia bernama Brisighella.

Tim peneliti melihat tekanan darah partisipan dan kebiasaan minum kopi mereka. Data lain terkait kesehatan kardiovaskular mereka juga dipantau.

Hasilnya, dari analisis data, peneliti menemukan konsumsi kopi berkaitan dengan tekanan darah yang lebih rendah. "Trennya cenderung positif dari 2 cangkir kopi per hari," kata Cicero.

Mengapa kopi bisa menurunkan tekanan darah tinggi?
Megan K. Rhoads dari Universitas Alabama, Birmingham mengatakan ada beberapa mekanisme mana konsumsi kopi dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa di antaranya telah dibuktikan dalam penelitian pada hewan.

"Kopi mengandung kafein, yang dapat meningkatkan dan menurunkan tekanan darah dalam keadaan akut, tetapi juga mengandung antioksidan dan senyawa bioaktif yang mungkin bertanggung jawab atas efek penurunan tekanan darah," jelasnya.

Rhoads menyoroti peran asam klorogenat sebagai contoh senyawa yang dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada tikus.

"Saat diproses oleh mikrobiota usus, asam klorogenat dipecah menjadi metabolit yang dapat meningkatkan bioavailabilitas oksida nitrat dan menurunkan tekanan darah."

Sementara itu, Debabrata Mukherjee dari Texas Tech University Health Sciences Center El Paso menjelaskan lebih lanjut. Ia mengatakan meski kafein dapat meningkatkan tekanan darah, tapi jumlah senyawa bioaktif di dalamnya dapat mengimbangi efek tersebut hingga memberi efek akhir netral cenderung positif pada kadar tekanan darah.

Asam klorogenat, yang hadir dalam konsentrasi tertinggi dalam biji kopi, diyakini sebagai salah satu senyawa utama dalam kopi yang menurunkan tekanan darah, menurut Mukherjee. Quercetin juga disebut berperan.

Apakah penderita tekanan darah tinggi boleh minum kopi?

Dr. Jim Liu, ahli jantung dari The Ohio State University Wexner Medical Center mengatakan bahwa meskipun penelitian ini kecil dan berfokus pada populasi tertentu, temuannya konsisten dan terkait dengan hasil sebelumnya tentang bagaimana kopi memengaruhi tekanan darah.
"Kopi dapat meningkatkan tekanan darah secara akut setelah dikonsumsi, tetapi belum ada bukti yang konsisten yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang menyebabkan masalah jangka panjang dengan tekanan darah tinggi atau penyakit jantung secara umum," katanya.

Liu melanjutkan, "Untuk penderita tekanan darah tinggi yang mengonsumsi kopi dalam jumlah sedang, penelitian ini memberikan gambaran lebih meyakinkan soal alasan untuk terus minum kopi dalam jumlah sedang. Hal ini tidak akan berdampak negatif pada tekanan darah."

Mukherjee menambahkan bahwa konsumsi sedang yaitu sama dengan sekitar 4 atau 5 cangkir kopi. Namun praktik ini tidak disarankan untuk orang yang sudah alami masalah tekanan darah tinggi parah.

American Heart Association juga mencatat bahwa seseorang disarankan untuk menghindari minum kopi "terlalu banyak" karena kemampuannya untuk meningkatkan tekanan darah. Itu juga dapat menyebabkan masalah tidur, jantung berdebar-debar, dan kecemasan.

Most Liked Articles
Follow on Instagram